Universitas Gadjah Mada Pharmacious
  • Home
  • Kompetisi
    • Industrial Case Competition
    • 3 Minute Presentation
    • National Debate Competition
  • Seminar
  • Ciouspedia
    • [Ciouspedia] Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Precision Medicine
    • [Ciouspedia] 3MP not MP3: Brand New Competicious!
  • Beranda
  • Pharmacious 2021
  • Ciouspedia 2021
  • Ciouspedia #2

Ciouspedia #2

  • Ciouspedia 2021, News, Pharmacious 2021
  • 9 May 2021, 20.00
  • Oleh: Adiba Citra Shaffiya Susanto
  • 0

Halo, Ciousers!!👋🏻

Ketemu lagi nih di Ciouspedia #2😁

Pastinya udah penasaran kan, info apa yang bakal kita bahas??

Kali ini, kita bakal membahas tentang vaksin nih, Ciousers

 

Hmm kira-kira Ciousers udah tau belum ya tentang vaksin, terutama untuk COVID-19🤔 

Pasti udah gak sabar kan yaaa…Yaudah yuk mari kita simak Ciouspedia kali ini biar yang nggak tau jadi tau dan yang udah tau jadi lebih tau lagi

 

Di era pandemi ini, salah satu usaha pemerintah Indonesia untuk menekan jumlah kasus penularan COVID-19 adalah dengan mengadakan program vaksin. Menurut KBBI, vaksin merupakan bibit penyakit (misalnya cacar) yang sudah dilemahkan dan digunakan untuk vaksinasi. Sedangkan menurut Farmakope Indonesia edisi VI, vaksin adalah sediaan yang mengandung zat antigenik yang mampu menimbulkan kekebalan aktif dan khas pada manusia.

Peraturan pemerintah tentang pengadaan dan pelaksanaan vaksin COVID-19 terdapat pada Perpres 99 tahun 2020. Tujuan diadakannya vaksin COVID-19, yaitu:

  1. mengurangi transmisi/penularan COVID-19;
  2. menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19; 
  3. mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity); dan
  4. melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan saat ini tidak menggunakan virus hidup yang menyebabkan COVID-19, tetapi menggunakan virus yang sudah dinonaktifkan atau dilemahkan sehingga vaksin COVID-19 tidak dapat membuat terinfeksi COVID-19.

Dari enam vaksin COVID-19 yang sudah dipesan pemerintah, Vaksin Sinovac merupakan vaksin pertama yang datang di Indonesia yaitu pada bulan Desember 2020. Kemudian pada bulan Maret 2021 lalu, Vaksin AstraZeneca juga telah datang di Indonesia. Kedua vaksin tersebut sudah mulai diberikan kepada masyarakat Indonesia secara berkala.

Vaksin Sinovac dan Vaksin AstraZeneca merupakan vaksin COVID-19 yang berasal dari Coronavirus yang sudah tidak aktif. Vaksin ini bekerja dengan menggunakan partikel virus yang telah dimatikan untuk mengekspos sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan risiko respons penyakit yang serius. 

Ciousers juga harus waspada nih terhadap hoax yang beredar dan cermat dalam memilah informasi terkait vaksin COVID-19. Pemerintah Indonesia memastikan bahwa vaksin yang diberikan kepada publik yang aman, halal, dan berkualitas.

 

Sekarang jadi lebih paham tentang vaksin kan, Ciousers?

Jangan takut dan ragu untuk menerima vaksinasi COVID-19, ya Ciousers.

Ikuti terus info-info menarik lainnya yang akan hadir di Ciouspedia selanjutnya, ya!

Tags: Pharmacious Pharmacy UGM

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

PHARMACIOUS
LEARN, SHARE, IMPACT!

© Pharmanesia - Universitas Gadjah Mada

Media Partner

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY