FROM ZERO TO HERO, COVID-19 VACCINE
A-yo, Ciousers! Welcome back to our Ciouspedia!
Nggak terasa banget, nih udah Ciouspedia yang ke-11 aja!
Kali ini kita bakal bahas the Discovery of COVID-19 Vaccine.
Kuy, langsung aja kita kepoin!!
Pengembangan vaksin COVID-19 menjadi salah satu pendekatan yang dipertimbangkan untuk mengatasi wabah virus SARS-CoV-2 yang tengah melanda dunia. Serupa dengan teknik pengembangan vaksin MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS, sejumlah teknik pengembangan vaksin COVID-19 menggunakan DNA, mRNA, protein rekombinan, dan vektor adenovirus kini sedang banyak dipelajari.
Jenis vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan saat ini:
1. Vaksin Asam Nukleat (Vaksin DNA/mRNA)
Contoh dari vaksin asam nukleat untuk COVID-19 yaitu vaksin DNA INO-4800 dan vaksin mRNA-1273 dari Moderna.
2. Vaksin Subunit
Subunit yang digunakan adalah domain pengikat reseptor (RBD) pada protein S dalam SARS-CoV-2 yang diketahui memiliki afinitas ikatan yang lebih tinggi terhadap reseptor ACE-2 (angiotensin converting enzyme-2) dibandingkan ikatan antara RBD SARS-CoV terhadap reseptor ACE-2.
3. Vaksin Inaktif atau Virus Hidup yang Dilemahkan
Untuk vaksin inaktif, telah dikembangkan vaksin virus influenza hidup yang mampu memproduksi protein SARS-CoV-2.
4. Vaksin Berbasis Vektor Virus
Untuk vaksin SARS-CoV-2 berbasis vektor virus, digunakan vektor adenovirus, lentivirus, dan gen imunomodulatori.
Lantas, seperti apa tahapan yang harus dilewati dalam pengembangan vaksin? Untuk perkembangan vaksin COVID-19 sendiri saat ini mayoritas masih berada pada tahap praklinis dan uji klinis.
- Uji Praklinik: Uji vaksin dilakukan pada sel dan diberikan pada hewan uji untuk melihat apakah vaksin menghasilkan respon imun.
- Uji Klinis I (safety trials): Vaksin diberikan kepada sejumlah kecil orang untuk menguji keamanan dan dosis, serta memastikan vaksin dapat merangsang sistem kekebalan.
- Uji Klinis II (expanded trials): Vaksin diberikan pada ratusan orang yang dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melihat apakah terdapat perbedaan kerja vaksin pada tubuh.
- Uji Klinis III (efficacy trials): Uji vaksin diberikan pada ribuan orang dan dilihat berapa banyak yang terinfeksi, dibandingkan dengan sukarelawan yang menerima plasebo.
Nah, gimana nih Ciousers?
Pastinya udah makin paham, dong terkait penemuan vaksin COVID-19!
Tentunya berbagai strategi dan tahapan pengembangan vaksin COVID-19 ini diharapkan dapat membantu mencapai herd immunity.
Tunggu update kami di Ciouspedia selanjutnya, ya!
DAFTAR PUSTAKA
Makarim, F.R., 2020, Ini Tahapan Pengujian dan Perkembangan Global Vaksin Corona, https://www.halodoc.com/artikel/ini-tahapan-pengujian-dan-perkembangan-global-vaksin-corona, diakses pada 6 September 2021 pukul 17.15 WIB.
Sunita, 2021, Pengembangan Vaksin COVID-19, https://www.alomedika.com/pengembangan-mutakhir-vaksin-covid-19, diakses pada 6 September 2021 pukul 16.57 WIB.